Minggu, 29 Mei 2011

My jar of Hearth...

sejauh asa berharap...
sejauh kaki melangkah...
sejauh panjatan doaku...

saat ini...
waktu ini...
detik ini...

kuharap...
inilah yang terakhir...

cukup sudah air mata yang jatuh...
cukup sudah dendam tak berkesudahan...
cukup sudah luka hati yang tersimpan...

kaki ini kulangkahkan...
hati ini kumantapkan...
jiwa ini kuyakinkan...

"TERIMA KASIH ATAS RASA INI"...

Jumat, 14 Januari 2011

My Life like as Sinetron....

sungguh-sungguh menggelikan...

selama ini kupikir sinetron ya sinetron...hidup ya hidup...
ada banyak kesenjangan yang menyebabkan keduanya begitu memiliki jarak...tak bisa disatukan...
kehidupan dalam sinetron hanya akan ada di tangan si sutradara, sedangkan real-nya hidup ini berada ditangan kita masing-masing dan Tuhan tentunya...

dengan kata lain antara khayalan dan nyata tak akan pernah bersatu..

kini aq merasa....
bolehlah dikatakan bahwa itu saat ini dikatakan terjadi pada hidupku..

sebelum ini..
post-post-q...klu kalian baca...
mewek, kesedihan, sakit, luka, lebay-lebaynya tinggal bunuh dirinya yang belum kesampaian...wkwkwkwwk.... No-way..

to the point...

beberapa hari yang lalu...
aku pergi ke Solo, bagaikan bolang ( BOCAH ILANG )...
aku pernah beberapa kali datang ke kota Kasunanan itu, tapi tidak pernah sendiri, tapi kini aq harus uji nyali pergi kesana tan tau jalan dan tanpa peta tentunya... nekad mode-on...
buat menjenguk temenku...
takut iya merajam didada, tapi ada satu motif tertanam, aku pingin berasa keren untuk melakukan perjalanan seorang diri..

singkat cerita...
disana ( Rumah Sakit ), aq bertemu dengan seorang ibu yang terlihat anggun sekali...
terlintas jelas dipikiranku, dy sangatlah cocok menjadi istri seorang pejabat..
dengan pakaian yang begitu pas, wajah ayu, walaupun terlukis jelas guratan-guratan nyata pertanda beliau tak muda lagi...
dy seorang ibu yang cantik menurutku...
seperti biasa aku diperkenalkan kepada beliau oleh ibu temanku...
dy sangatlah ramah terhadapku...

seperti kebanyakan ibu-ibu ramah lainnya...
dia banyak bertanya kepadaku...tentang nama, ortu, sekolah, dan kehidupanku...asmara tentunya...hufh...
walau aq sangat canggung menceritakan tentang riwayatku pada orang yang baru aq temui, atas nama kesopanan aq tetap bercerita kepada beliau...

singkat kata dy bertanya tentang apakah aku memiliki pasangan...
dengan wajah malu-malu dan bagaikan semerah buah tomat...aq cerita yang sesungguhnya...
malu iya...tapi bodo amatlah..toh hanya kali ini aja aku akan bertemu beliau..pikirku...

ternyata dy berpikir hal yang berbeda...
di sela-sela perbincangan kami, dy terlihat mengirim sms, dan iy bercerita bahwa dy mengirim sms kepada anakya...
dy meminta kepada anaknya tersebut agar meminta aq menjadi temanya melalui media jejaring sosial...
disaat itu aq bingung harus bersikap...
dy jg meminta aq untuk menerima anaknya untuk menjadi temanku...
"mana tau jodoh" HWAAAAAAAAAAAAAAA.....
gila aja....pikirku...

yaach aq hanya bisa berkata " iya bu"...padahal dalam hati...gilaaa....

ending cerita...
dy berpamitan kepadaku dan berkata kepada orang-orang yang ada di ruangan itu...
"Aku mau pamit dulu sama calon mantuku"

OOOOOOOOOOO....
baru kali ini aku mendengar apalagi merasakan bahwa, ada orang yang diharap-harap menjadi calon menantu...padahal baru kenal...
Allahuallam...
kuserahkan semua kepada Sang Pencipta...

paling tidak semua itu dapat membuat warna baru dan lingkaran senyum manis dalam guratan garis hidupku...

nice for me ... and for my life....